Suara Ganjar – Mahfud di Lampung Tengah Terbanyak, Pimpinan Politik Miliki Pengaruh Signifikan

 

Proses rekapitulasi Hasil perhitungan resmi dari KPU telah berakhir, berdasarkan perhitungan KPU, jumlah suara sah dalam rekapitulasi Pilpres 2024 sebesar 164.270.475. Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memperoleh 96.214.691 suara atau 58,59%.

Pasangan Anies-Muhaimin Iskandar memperoleh suara 40.971.906 atau 24,95% dari suara sah. Sementara itu, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengumpulkan 27.040.878 suara atau 16,47% dari suara sah.

Provinsi Lampung merupakan bagian dari basis utama PDI Perjuangan, tetapi hasil pilpres tidak menunjukan hasil yang signifikan untuk memenangkan pasangan yang diusung dari partai banteng tersebut.

Pasalnya dengan melihat hasil perolehan capres, ganjar – mahfud hanya mampu menduduki posisi ke 3 dengan perolehan suara 764.486 di lampung.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebelumnya juga ymenginstruksikan calon anggota legislatif (Caleg) dari PDI Perjuangan untuk menangkan pasangan Capres dan Cawapres yakni Ganjar-Mahfud di daerah pemilihan (dapil)nya.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan pada 16 Desember 2023 itu juga, Megawati memberikan instruksi jika perolehan suara caleg lebih tinggi dan tidak linier dengan raihan suara Ganjar-Mahfud, DPP PDI Perjuangan akan mempertimbangkan pelantikan caleg tersebut.

“Atas hal tersebut, bagi caleg yang perolehan suaranya tidak linier dengan perolehan suara Capres dan Cawapres nomor urut 03, maka DPP Partai akan mempertimbangkan caleg tersebut tidak akan dilantik sebagai anggota dewan terpilih Pemilu 2024,” tulis instruksi Megawati dalam surat itu.

Jika melihat hasil perolehan suara yang diusung PDI Perjuangan, Kabupaten Lampung Tengah menjadi perolehan terbesar suara Ganjar – Mahfud dengan posisi diangka 125.691 dibanding dengan Kabupaten lainnya.

Tentu ini ini bukan hanya kebetulan, jika melihat kader PDI Perjuangan yang mengikuti kontestasi pileg kemarin, Kabupaten Lampung Tengah memiliki 2 kader PDI perjuangan yang notabene sebagai pimpinan dari gedung perwakilan rakyat baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten Lampung Tengah.

Mingrum gumay yang diketahui sebagai Ketua DPRD Provinsi dan Sumarsono sebagai Ketua DPRD dinilai memiliki peran aktif dalam rangka memenangkan serta memaksimalkan suara Ganjar – Mahfud di kabupaten Lampung Tengah.

Dalam gelaran kontestasi 14 Februari lalu, diketahui kedua kader PDI Perjuangan tersebut tidak masuk dalam nominasi kursi legislatif tetapi dapat mengungguli perolehan suara capres yang di usung PDI Perjuangan itu sendiri.

Bicara tentang kebiasaan atau budaya yang ada di internal PDI Perjuangan, rekomendasi bakal calon kepala daerah menjadi hak preogratif Ketua Umum Megawati Soekarno Putri.

Jika melihat komposisi dan latar belakang 2 kader PDI Perjuangan yakni Mingrum Gumay dan Sumarsono merupakan sosok kader yang berasal dari akar rumput dan memiliki potensial untuk kembali menyatukan dan memperkuat PDI Perjuangan di Lampung apalagi keduanya telah memiliki pengalaman sebagai pimpinan di lembaga politik yang memiliki banyak warna dan kepentingan politik berbeda-beda.

Bahkan, diketahui Mingrum Gumay juga dikenal sebagai sosok bapak Pancasila dan inisiator salam Pancasila dalam kegiatan-kegiatan kelembagaan DPRD Provinsi Lampung.

PDI Perjuangan dinilai mampu kembali menguasi Provinsi Lampung jika melihat sebaran kader yang masih menduduki posisi strategis hingga menjelang pilkada mendatang.

Jika mengutip dari pribahasa umumnya yakni “ posisi menentukan prestasi “ maka PDI Perjuangan dinilai mampu kembali memenangkan kontestasi Kepala Daerah yang akan di gelar dalam waktu dekat jika dapat memaksimalkan posisi dan prestasi yang dimiliki setiap kadernya bahkan ketokohannya sangat penting untuk menarik simpatisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *