Siapa Yang Mengundang 7 Lembaga Untuk MoU dengan Ketua DPC APDESI 

Pringsewu16 Dilihat

 

Pringsewu- Wartaekspos60.com – Tentunya siapa diantara ke 7 lembaga terkait melakukan Memorandum of Understanding (MoU ) dengan ketua Dewan Pimpinan Cabang(DPC) Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI ) Kabupaten Pringsewu, Jevi Hardi Sofyan. Karena 7 lembaga dari 13 lembaga yang sudah terdaftar di
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pringsewu.

Sementara MoU tersebut yang telah diakomodir hanya 7 lembaga, sehingga  dari 6 lembaga yang tidak diundang PPWI ,Forlim Pringsewu,Iwo-I PWRI dan 2 lembaga lainnya timbul pertanyaan siapa yang mengundang ketua DPC APDESI Pringsewu Jevi Hardi Sofyan .

Akibat dari permasalahan tersebut, dari lembaga PPWI Ade Mastur, menghubungi ketua Dewan Pimpinan (DPK) APDESI Kecamatan Gadingrejo, Daryanto. Dikatakan bahwa dirinya diundang oleh salah satu lembaga tertua di Pringsewu.

“memang benar ngomong dengan saya dan rekamannya bahwa yang mengundang adalah lembaga tertua di pringsewu ” tegas Daryanto kepada Ade Mastur Selasa(05/03/2024).

Ketua DPK APDESI Kecamatan Adiluwih, Selamet, saat dihubungi Ade Mastur mengatakan bahwa yang mengundang menuri dirinya tidak tahu, akan tetapi  dalam surat undangan itu ditanda tangani oleh ke 7 lembaga tersebut.

“Saya tidak tahu siapa yang mengundang tetapi surat undangan itu ditanda tangani oleh ke 7 lembaga di kantor lembaga tertua itu ” terang Selamet kepada Ade Mastur Selasa (05/04/2024).

Sementara ketua tertua di Pringsewu saat dihubungi melalui telpon selulernya mengatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu siapa yang mengundang ketua DPC APDESI Pringsewu Jevi Hardi Sofyan

“Saya tidak tahu menahu soal siapa yang mengundang ‘” ucapnya

Terpisah salah satu ketua lainnya di Pringsewu sempat menelpon anggota PPWI Ade Master, yang mengatakan agar datang ke kantornya bahwa dirinya hanya sendirian dan untuk PPWI kata Atur tetapi jangan sampai ngomong ke lembaga lainnya.

“Mas datang aja ke kantor kita ngobrol saja ,untuk PPWI kita pikirkan tapi untuk PPWI saja jangan sampai bicara dengan lembaga lainnya ” pungkasnya (chn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *